Minggu, 21 Desember 2014

FF: The Darkness Part #1


hello aku kembali lagi btw kali ini aku akan buat ff yang horror ni yaa tapi belom tau ini bakal horror atau gak .cerita ini hanya halusinasi si penulis saja jika kesalahan tempat atau apa itu emang hanya halusinasi ku saja :D semoga cerita nya dapat membuat pembaca senang happy reading for u guys and sorry typo



         CAST
  • Francesca Ramos
  • Alex Marquez Alenta 
  • Alicia Lily Scheunemann
  • Francesco Bagnaia
  • Grace Aileen 
  • Alex Rins Navarro
  • Jennifer Calder
  • AND OTHER CAST
                 
  • Genre :Horror




"seorang wanita yang bernama rebecca swannles yang berumur sekitar 17 tahun yang merupakan warga negara spanyol tepatnya di Bélmez de la Moraleda di provinsi Jaén, Andalusia.wanita ini terbunuh secara tragis dengan tubuhnya tertusuk besi yang sudah berkarat,darah segar wanita itu pun mengalir deras sehingga membuat seluruh lantai terpenuhi oleh darah nya,bau amis pun tersebaran di sekeliling ruangan itu,pada saat ini belum ada yang mengetahuni apa penyebab wanita itu dibunuh dan siapa pelaku nya, dia seorang wanita yang pendiam,parasnya begitu cantik,rambut nya yang ikal dan bola mata berwarna coklat muda.detektif pun berusaha menganlisis data-data yang mereka dapat namun hasil nya kali-kali tetap saja nihil ,orang tua dari rebecca pun tak henti-henti nya menangis melihat anak semata wayang nya itu terbunuh secara tragis."bunyi suara wartawan yang terdengar di layar televisi 

"malang sekali ya kak wanita itu"seru fran sambil mengunyah sepotong roti yang berisi selai coklat
"iya,makan nya kamu jangan pacaran dulu entar kayak gitu lagi"seru jorge sambil menaikiin sebelah alisnya
fran pun langsung menatap kakak nya itu dengan wajah sinis" hubungan nya apa?"tanya nya
"wanita itu kan dibunuh pacar nya,nonton yang bener jangan liet gambar nya aja "seru jorge
"halah,semua itu diliet dari gambar dulu kakak kalo gambar gak menarik buat apa di dengeriin cerita nya pasti juga gak menarik kan"protes fran
"terserah deh"seru jorge singkat
"ohh iya kakak entar aku boleh..."seru fran yang belom sempat memperjelas omongan nya itu seketika kakak nya jorge langsung menyambar nya
"gak boleh"seru jorge
"ayo lah kak semua teman ku ikut"paksa fran
"jika ku berkata tidak maka itu tidak! kau mengerti"tegas jorge
"ku mohon kak,hanya sekali saja untuk hari ini pleasee ."
"kau tau fran itu berbahaya,dan kau tau bukan? ada orang hilang saat mengikuti perjalanan itu"seru nya panjang lebar
"aku janji aku bakal jangan diri ku,lagian aku udah gede kak,umur ku udah 17 tahun apa itu masih usia anak-anak? ku mohon kak hanya setahun sekali,kau sama sekali tak perna mengerti aku "tegas fran
"dimata ku,kau adalah anak-anak biar pun usia mu sudah dewasa,aku tak mau kau kenapa-kenapa jika sesuatu yang terjadi kepada mu apa yang harus ku perbuat? apa yang harus ku kata nya kepada mom dan dad apa!! kau adalah tanggung jawab ku fran saat mom dan dad sedang tidak dirumah,dan aku sangat heran dengan ucapan mu barusan! kau bilang aku tak perna mengerti mu? bagimana aku bisa mengerti mu sedangkan kau tak perna mengerti ku! "seru jorge dengan sedikit menekat nada bicara nya itu sambil memasang wajah kesal kepada adik nya itu
fran pun menutup rapat-rapat mulut nya tanpa berpikir panjang dia pun langsung pergi beranjak kekamar nya dan langsung membanting keras pintu kamar nya itu ,ia sangat kesal dengan perkataan kakak nya barusaan,memang semua itu sangat membuktikan kalau jorge sangatlah sayang kepada nya tapi fran sama sekali tak mengerti hal itu,pikir nya jorge hanya lah kakak yang jahat, yang tak perna mengerti dengan perasaan nya yang hanya ingin menang sendiri.jorge pun dengan cepat menaiki anak tangga rumah nya dan langsung bergegas kedepan pintu kamar adik nya
"fran...buka pintu nya fran"seru jorge sambil mengetuk pintu kamar fran berkalikali
fran pun sama sekali tak merespon kak nya itu
"fran"teriak nya "kau jangan seperti ini aku begini karena aku tak mau kau kenapa-napa,karena jika kau celaka aku bisa celaka juga, ku mohon mengerti lah aku sekarang ku mohon frann,buka pintu nya sekarang fran"seru nya berkali-kali
"tidak!!! aku tak akan buka pintu nya sampai kau mengizinkan ku"seru fran
jorge pun menghelai nafas nya pelahan"tapi fran.."
"sudahlah kak pokok nya aku tak akan buka pintu "seru nya keras kepala
jorge pun langsung menghempaskan tubuh nya ke sofa yang ada di depan kamar adik nya itu "jika ku mengizinkan nya aku akan terkena musibah besar jika dia kenapa-napa,jika aku tak mengizinkan nya maka hal ini bakal jadi musibah besar juga.ya tuhan apa yang harus ke perbuat! kenapa adik ku sama sekali tak mengerti tentang hal ini,ohh tuhan ku mohon bantu lah aku bantu lah,apa yang harus ku kata kan ya atau tidak ku mohon berilah jawaban terbaik mu tuhan ku mohon"seru nya dalam hati sambil mengusap-ngusap dahi nya
"oke baik lah fran jika itu kemauan mu baik,tapi kau janji jika ada apa-apa dengan mu kau segera menghubungi ku bagaimana kau setujuh itu"seru nya dengan perasaan yang begitu sesak saat mengatakan hal itu
knop pintu kamar fran pun terbuka secara perlahan"kau serius kak,kau mengizinkan ku"seru fran yang langsung duduk di samping kakak nya itu
"iyaa,tapi kau ingat janji nya"seru jorge
senyum pun mengembang di muka fran"baiklah kak aku janji aku akan menepati hal itu aku janji"seru fran sambil mengajuhkan jari kelingking nya
 "kau sudah menyiapkan barang-barang mu?"tanya nya
"semua sudah ku siapkan,aku hanya belum mendapat izin mu dan sekarang semua nya sudah siap total "seru nya
"baiklah,besok aku akan mengantar mu "seru jorge
"tidak..tidak aku pergi bersama teman ku kak"seru fran
"bisakah kau menurut kata kakak mu ini sekali saja?"tegas nya
"baiklah kak jika itu mau mu "seru fran dan ia pun langsung bergegas kembali kekamar nya saat jorge meninggalkan nya
fran pun dengan cepat meraih ponsel pintar milik nya dan langsung menghubungin teman-teman nya "heyy cia"seru nya
"bagaimana kau diizin kan "tanya alicia
"semua doa kau dikabulkan oleh tuhan"seru fran yang memberi sedikit teka-teki
"jadi maksud mu"
"jelas"seru fran
"yay"akhir nya seorang francesca bisa mengikutin perjalanan yang menyenangkan ini"
"yasudah aku akan mengecek barang-barang dulu ya see you cia"seru fran
"see you"jawab alicia bersemangat
fran pun langsung menutup panggilan tersebut dan langsung megemaskan barang-barang keperluannya


**
Matahari pun telah menunjukan sinar ceria nya itu,jam pun menunjukan pukul 09:00 pagi dan waktu nya bagi fran meninggalkan kan tempat kediamannya di madrid itu dan pergi berkunjung ke Bélmez de la Moraleda
di provinsi Jaén, Andalusia.sebelum menaikin bus fran pun berpamitan dulu dengan kakak nya yaitu jorge mungkin sangat berat bagi jorge meninggalkan adik perempuannya karena selama ini jorge tak perna membiarkan adiknya pergi sendiri apa lagi keluar kota,tapi dengan perjanjian yang dia buat mau tak mau dia harus mengizinkan adiknya itu fran juga sudah berjanji akan menepati perjanjian itu
"baiklah fran kau jaga diri mu baik-baik dan jangan lupa dengan janji mu jika kau sudah sampai kau harus menghubungi ku secepetnya "seru nya 
fran pun memberi senyuman kepada kakak nya itu"baiklah kak jorge aku akan menghubungi mu jika aku sampai nanti,doa mu selalu bersama ku,kau jangan khawatir ya kak aku akan baik-baik saja "seru nya 
"yaa baiklah fran,yasudah mungkin bus sudah mungunggu mu sebaik nya kau naik sana nanti kau di tinggal pergi lagi"seru jorge
"okeyy kak kau juga hati-hati dirumah jaga dirimu dengan baik jangan telat makan ya kak"seru fran 
"iya kau juga"seru jorge 
fran pun langsung bergegas memasukin bus rombangannya itu dia pun langsung duduk di dekat jendela dan langsung mengeluarkan tangan nya sambil memberi ucapan bye.bye untuk kakak nya 
"ku mohon kau jaga dia tuhan semoga dia sampai dengan baik disana"seru nya dalam hati 
"baiklah semua sudah siap"tanya guru pembimbing mr joan 
"yes sir"seru semua murid 
"baiklah jika sudah perjalanan akan dilaksanakaan"seru mr joan 
"dari tadi kek belumut ni nunggu nya "gumam pecco 
orang yang duduk di samping pecco pun hanya bisa terkekeh mendengar nya 
"jangan ketawa kamu lex,gak lucu"seru pecco 
orang yang di panggil alex itu pun langsung menaiki kedua alisnya "yang ngetawain lu siapa"seru nya 
"diem woyy berisik " sambar rins dari belakang 
"eh anak lex rafa diem-diem urus aje rambut lu tuh"seru pecco
"rambut lu perlu diurus kayak sarang kutu gitu"seru rins tak mau kalah 
"arghh bisakah kalian berdua diam!apakah mulut kalian tak bisa diam! otak ku terasa seperti nereka mendengar kalian berdua! berisik"seru alex yang langsung bergegas lari dari tempat duduk nya 
"otak seperti nereka apa maksud nya?"tanya pecco 
"idk,mungkin dia lapar"jawab singkat rins 

alex pun mencari-cari bangku kosong yang jauh dari kedua teman nya yang menurut nya saraf itu,pada akhir nya mata nya pun tertujuh disalah satu bangku kosong yang berada di pojok bus dia pun tak ambil pusing dia langsung mengambil ahli kursi tersebut dan langsung mengehempaskan tubuh nya 
"kau sendiri?apakah boleh aku duduk disebelah mu?"tanya wanita berambut coklat tua dan memiliki bola mata berwarna biru 
alex pun langsung menoleh kesumber suara "ya aku sendiri,silahkah tak ada yang melarang mu disini"jawab nya dengan muka flat 
"baiklah,siapa nama mu"tanya wanita itu 
alex emang seorang yang dingin bahkan dia jarang terlihat di lintasan sekolah karena dia lebih memilih bermain musik di kelas nya dari pada harus istirahat
alex pun tersenyum jahat"apakah itu penting"tanya nya 
"jelas,tak kenal tanda nya tak sayang"seru nya  
alex pun memutarkan bola mata nya "kau bisa mencari nama ku di kelas musik "seru nya
"kau tau bukan jika tak ada keperluan yang penting aku tak boleh memasukin kelas yang bukan profesi ku "seru nya 
"nama aku alex puas? dan bisakah kau pergi sekarang ? aku ingin sendiri "seru nya 
"baiklah "seru wanita itu sedikit kesal dia pun langsung pergi meninggalkan alex 
 "fran bisakah kau mengambilkan tas ku diatas"seru alicia 
"oke "seru fran yang langsung berdiri dari tempat duduk nya sambil memegang segelas cappucino ditangan kiri nya 
tak sengaja cappucino dari tangan fran pun tumpah dan terkenak seorang yang melintas 
"arghhh dasar bego!!kau bisa lihat tidak ada orang disini"teriak wanita itu 
"sorry grace aku gak lihat "seru fran sangat bersalah 
"makanya jika kau punya mata itu di pakai jangan disimpan"seru wanita itu penuh emosi 
"eh grace fran gak sengaja kali"seru alicia 
"diam kau! aku tak sedang bicara dengan kau alicia!aku berbicara dengan francesca!"seru grace sambil memaparkan muka sadisnya 
"sudahlah cia,baiklah aku minta maaf grace"seru fran mengajuhkan permintaan maaf nya 
grace pun tak memperdulikan permintaan maaf dari fran"tak semudah itu  "seru grace
"jadi apa yang harus ku lakukan"seru fran 
"kau jilat cappucino yang ada di sepatu ku "seru grace 
alicia pun geram melihat tingkah grace memperlakukan teman nya seperti itu dia pun tak mau diam"cukup! kau mau fran menjilat cappucino itu dari sepatu mu? well,aku yang gantiin"seru alicia 
"ci jangan,biarin aku aja"seru fran 
cia pun mengelengkan kepala nya tanda tidak 
"well,cepet kau jilat sekarang"seru grace 
"oke"seru alicia  sambil jongkok 
grace pun tertawa licik melihat nya,tapi tertawaan licik grace itu pun seakan berubah ternyata alicia tak melakukan apa yang di perintahkan nya melainkan alicia menyimburkan cappuciono milik nya tepat sekali di muka grace  
"done "seru alicia tertawa licik
"kau!! ahh DAMN!!"seru grace geram sambil memberiskan muka nya 
"itu perlajaraan buat kau grace,jangan kau berani memperlakukan teman ku seperti itu! kau mengerti? dan ini hanya sebuah peringatan,bukan permainan yang ku buat "seru alicia 
semua anak didalam bus pun tertawa mendengarnya sampai-sampai guru pempimbing pun mendengarnya 
"apa yang terjadi disini"tanya mr joan 
sontak semua murid berhenti tertawa mtjoan pun langsung tertujuh kepada alicia dan grace 
"grace,apa yang kau lakukan"tanya mr joan 
"The actions of this woman sir"seru grace sambil menunjuk alicia 
"yes,itu perbuatan aku sir! apakah itu salah?"jawab santai alicia 
mr joan pun geram melihat tingkah alicia"kau alicia! akan ku beri hukuman kau nanti"seru nya 
"aku siap sir selalu siap "seru alicia memasang muka menantang
mr joan pun hanya menghelai nafas"baiklah semua kembali duduk di bangku kalian masing-masing 3 jam lagi kita akan sampai"seru mr joan 
"cia sebaikan kau tak lakukan hal ini"seru fran 
"Sebagai teman wajar jika ia melakukan hal itu untuk membela teman nya"seru alicia 
"oke makasih ya cia,aku janji hukuman yang di berikan mr joan kepada kau nanti aku akan membantu mu"seru fran 
"oke"seru alicia  

pecco pun langsung tertujuh kepada grace yang lagi melintas di depan nya "ehmm,grace duduk sini aja biar adem gak emosian"seru pecco
"thank before!!!"seru grace 
"hahahah apes banget si co"ejek rins  girang
"biarin gini-gini gak jones,belum lucky aja!!"ejek balik pecco 
"halah"balas rins 


**
3 jam pun berlalu perjalanaan yang mereka nanti-nantikan pun telah berada di depan mereka semua anak murid pun langsung bergegas keluar dari bus rombongan sambil membawa barang-barang mereka masing-masing
"look that,awan nya cantik bukan"seru alicia 
"iya ci"seru fran 
grace pun turun dari bus tersebut dan langsung melirik sinis alicia dan fran 
"ahhh andai disini ada pangeran aku pasti so sweet bener gak grace "seru jenni 
pecco pun langsung mengambil ahli "jen kau butuh pangeran? well aku kasih kau pengeran rins bagaimana"seru pecco 
rins yang berada di samping pecco pun langsung toyor kepala pecco"apaan si co"bisik rins
"no way"seru jenni 
pecco pun terkekeh mendengarnya "orang lola seperti dia aja gak mau sama kamu rins bagaimana yang lain"ledek pecco 
"yang mau sama dia siapa juga"seru rins 
"jangan gitu semua perkataan itu bisa kebaliklagian pas kok kau jenni aku sama grace "seru pecco 
"kau dapat mangga manis sedangkan aku mendapatkan mangga busuk apa itu adil? thinking men"seru rins 
kesal dia pun langsung pergi menjauh dari pecco 
"rins wait"teriak pecco 





"wait.sepertinya jaket ku tertinggal di bus ci"seru fran 
"yasudah kau ambil saja dulu aku tunggu disini"seru alicia 
fran pun langsung menganggu dan bergegas kedalam bus mengambil jaket nya "nah ini dia huftt"seru fran sebelum dia turun dari bus dia pun tak sengaja melihat seorang yang berada di pojok bus yang sedang tertidur fran pun perlahan mendekatin nya untuk memberitaunya bahwa perjalanan sudah sampai 
"hey boy"seru fran sambil mengoncang pelan tubuhnya
pria itu masih saja tertidur pulas dengan menggunakan earphone di telingga nya 
"hello"seru fran lagi kali ini dia memperkuat goncangannya akhir nya pria itu pun sadar dari tidur nya 
"ohh soryy,aku hanya ingin mengatakan bahwa perjalanan sudah sampai"seru fran 
pria itu pun sedikit salting "oh thank"seru pria itu sebut saja nama nya alex
"oke"seru fran yang langsung pergi meninggalkan pria itu tapi pria itu pun menarik tangannya 
fran pun langsung sontak meliat pria itu menarik tangannya "kenapa?"tanya heran fran 
"maaf sebelumnya,aku ingin bertanya apa kau meliat teman ku?"tanya alex
"siapa?"tanya fran 
"pecco dan rins"seru alex 
fran pun memikir sebentar mencari siapa yang alex maksud dan akhir nya dia pun mengetahui sosok teman-teman alex "kurasa dia sudah duluan"seru fran 
"siall"gumam alex dalam hati "owhh thank ya"seru alex 
"oke aku duluan"seru fran yang langsung bergegas turun dari bus dan menghampiri alicia 
ternyata kejadian didalam bus tadi pun dilihat oleh seseorang wanita sebut saja nama nya grace
"awas kau fran,kau lihat saja nanti waktu permainan ku"gumam nya dalam hati 
"grace ayoo kesana"seru jenni
"kau bisa sabar tidak"seru grace 
"yaa maaf"seru jenni 
akhirnya grace dan jenni pun pergi ke villa penginapan mereka yang berada di tengah-tengah pergununangan itu.kota Bélmez de la Moraleda memang dikelilingin oleh pergununangan tetapi villa yang mereka tempati tidak dekat dengan perumahan yang berada di Bélmez de la Moraleda ini,maksudnya villa mereka terpencil yang hanya berdiri sendiri tanpa ada rumah di sekelilingnya
"cia siapa itu"tanya fran sambil menunjuk kearah pohon yang penuh dengan dedauan
"siapa? apa maksud mu fran"tanya heran alicia
"tadi aku melihat seorang wanita disana tapi dia..."seru fran
"fran mungkin kau sedang lelah sehingga pikiran mu aneh-aneh seperti ini yasudah sebaiknya kita pergi ke villa "seru alicia
"yasudah mungkin kau benar "seru fran
apa yang ku lihat tadi? siapa wanita itu? apa itu hanya halusinasi ku saja tapi bagaimana bisa aku berhalusinasi seperti itu,ya tuhan apa yang ada di benak ku ini astaga 



 to be continued.................





Tidak ada komentar:

Posting Komentar